Sinopsis
Di tengah derasnya arus revolusi digital, kecerdasan buatan, dan transformasi global, manusia modern menghadapi pertanyaan mendasar: ke mana arah ilmu pengetahuan dan teknologi akan membawa peradaban? Islam dan IPTEKS: Paradigma Tauhid, Tradisi Keilmuan, dan Tantangan Kontemporer hadir sebagai jawaban akademik sekaligus refleksi intelektual atas hubungan erat antara Islam dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Buku ini mengupas secara mendalam bagaimana Islam sejak awal telah meletakkan fondasi keilmuan yang kokoh melalui paradigma tauhid, integrasi wahyu dan akal, serta tradisi intelektual yang melahirkan peradaban besar dunia. Pembaca diajak menelusuri sejarah kejayaan ilmuwan Muslim, memahami epistemologi ilmu dalam Islam, hingga melihat bagaimana nilai-nilai spiritual dapat menjadi kompas etika dalam menghadapi tantangan teknologi modern.
Tidak hanya menawarkan kajian teoritis, buku ini juga menyajikan analisis kritis mengenai perkembangan IPTEKS kontemporer—mulai dari digitalisasi, krisis moral teknologi, hingga urgensi integrasi ilmu agama dan ilmu umum dalam pendidikan dan kehidupan sosial. Dengan pendekatan yang sistematis dan reflektif, buku ini menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak pernah bebas nilai; ia harus diarahkan untuk kemaslahatan manusia dan keberlanjutan peradaban.
Karya ini sangat relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan masyarakat luas yang ingin memahami bagaimana Islam memandang sains dan teknologi secara utuh, progresif, dan berkeadaban. Lebih dari sekadar buku akademik, karya ini merupakan ajakan untuk membangun kembali tradisi keilmuan Islam yang visioner—tradisi yang memadukan kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan tanggung jawab moral demi masa depan peradaban yang lebih manusiawi.




Reviews
There are no reviews yet.