Sinopsis
Bisakah agama dan teknologi berjalan beriringan di tengah dunia yang berubah begitu cepat?
Saat kecerdasan buatan mulai mengambil alih berbagai pekerjaan, media sosial membentuk cara berpikir manusia, dan teknologi berkembang lebih cepat daripada kemampuan kita memahami dampaknya, muncul satu pertanyaan penting: di mana posisi nilai-nilai Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern?
Islam dan IPTEKS: Paradigma Tauhid, Tradisi Keilmuan, dan Tantangan Kontemporer mengajak pembaca menelusuri hubungan erat antara Islam dan perkembangan ilmu pengetahuan yang selama berabad-abad telah membentuk peradaban dunia. Buku ini menunjukkan bahwa Islam bukanlah penghalang kemajuan, melainkan salah satu sumber inspirasi terbesar bagi lahirnya tradisi keilmuan yang kuat, kritis, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Melalui bahasa yang ringan namun berbobot, pembaca akan diajak memahami bagaimana konsep tauhid menjadi fondasi dalam membangun ilmu pengetahuan, mengenal jejak para ilmuwan Muslim yang mengubah dunia, memahami hubungan antara wahyu, akal, dan pengalaman, serta melihat berbagai tantangan yang muncul di era digital dan revolusi teknologi modern.
Buku ini tidak hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga tentang masa depan. Bagaimana umat Islam menyikapi kecerdasan buatan? Bagaimana etika Islam menjawab tantangan teknologi modern? Bagaimana ilmu pengetahuan dapat berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas?
Ditulis untuk mahasiswa, pendidik, akademisi, dan masyarakat umum, buku ini menghadirkan perspektif yang relevan bagi siapa saja yang ingin memahami bahwa kemajuan ilmu dan teknologi tidak harus bertentangan dengan keimanan. Justru keduanya dapat berjalan bersama untuk membangun peradaban yang lebih cerdas, beretika, dan bermakna.
Sebuah buku yang menghubungkan masa lalu yang gemilang, realitas masa kini yang dinamis, dan masa depan yang penuh tantangan—dalam satu bingkai besar: Islam, ilmu pengetahuan, dan peradaban manusia.


Ulasan
Belum ada ulasan.