Sinopsis
Hambatan Komunikasi Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah mengungkap persoalan yang sering tersembunyi di balik kompleksitas proses pencalonan dalam pemilihan kepala daerah. Di tengah aturan yang berlapis, prosedur administratif yang ketat, perkembangan teknologi, serta keterlibatan banyak lembaga dan pemangku kepentingan, komunikasi menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kelancaran setiap tahapan.
Buku ini membahas secara komprehensif berbagai hambatan komunikasi yang dapat muncul sejak perencanaan dan penyusunan jadwal, pemenuhan persyaratan pencalonan, dukungan calon perseorangan, pendaftaran, penelitian administrasi, hingga penetapan pasangan calon. Persoalan komunikasi juga dikaji dalam konteks penggantian calon, perpanjangan pendaftaran, tanggapan masyarakat, kondisi daerah khusus dan terpencil, serta penggunaan Sistem Informasi Pencalonan (Silon).
Tidak berhenti pada persoalan administratif, buku ini menguraikan bagaimana kesenjangan informasi, perbedaan interpretasi, koordinasi yang tidak efektif, keterlambatan regulasi, dan kendala teknologi dapat berkembang menjadi konflik hingga sengketa pencalonan. Mekanisme penyelesaian sengketa melalui Bawaslu dan jalur peradilan turut dibahas untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika pencalonan.
Dengan pendekatan PETA Hambatan—Pemicu, Eskalasi, Titik Kritis, dan Alternatif Solusi—, buku ini tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan perspektif pemecahan masalah melalui perbaikan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan komunikasi, dan pemanfaatan teknologi.
Buku ini menjadi referensi relevan bagi penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, partai politik, calon kepala daerah, akademisi, mahasiswa, praktisi hukum dan komunikasi, serta masyarakat yang ingin memahami pencalonan kepala daerah secara lebih kritis, sistematis, dan aplikatif.




Ulasan
Belum ada ulasan.