Sinopsis
FISIKA sering dipandang sebagai bidang yang rumit, penuh rumus, serta sulit didekati tanpa kemampuan matematis yang kuat. Namun buku Imaginasi dalam Fisika hadir untuk membalik pandangan tersebut. Buku ini menegaskan bahwa inti dari fisika bukan sekadar angka dan persamaan, tetapi kemampuan membayangkan bagaimana alam semesta bekerja.
Melalui bahasa yang lugas, naratif, dan memancing rasa ingin tahu, buku ini mengajak pembaca menelusuri konsep-konsep besar fisika—mulai dari fenomena gerak klasik, struktur partikel mikroskopis, hingga hukum kosmik yang mengatur galaksi. Pendekatan yang digunakan bukanlah hafalan, melainkan pembangunan model mental (mental imagery) yang membuat pembaca mampu melihat fisika sebagai kisah tentang kehidupan, bukan sekadar pelajaran di papan tulis.
Buku ini menawarkan:
- Pendekatan visual dan imajinatif dalam memahami konsep fisika.
- Analogi sehari-hari yang mempermudah materi abstrak.
- Pemaknaan filosofis tentang hubungan manusia dengan alam semesta.
- Penyajian yang cocok untuk pelajar, mahasiswa, pendidik, dan pembelajar mandiri.
Dengan pendekatan ini, fisika berubah dari sesuatu yang terasa jauh dan dingin menjadi pengalaman yang hidup, dekat dengan kesadaran dan rasa kagum manusia terhadap realitas.
“Imajinasi adalah laboratorium pertama manusia; dari sanalah pengetahuan menemukan bentuknya.”
Imaginasi dalam Fisika adalah undangan untuk merenung, memahami, dan mengagumi keajaiban yang bekerja di balik setiap gerak, cahaya, energi, dan keberadaan kita. Buku ini tidak hanya mengajarkan fisika—ia menumbuhkan kekaguman intelektual dan spiritual terhadap alam semesta.




