Sinopsis
Bagaimana jika matematika tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang jauh dari kehidupan siswa? Bagaimana jika konsep geometri, pola, pengukuran, hingga pemodelan justru ditemukan dalam rumah adat, motif batik, anyaman bambu, pasar tradisional, permainan rakyat, dan budaya maritim Nusantara?
Matematika dalam Budaya Nusantara: Kajian Etnomatematika untuk Pembelajaran Abad 21 menghadirkan perspektif baru bahwa matematika sesungguhnya hidup di tengah masyarakat dan tumbuh bersama kebudayaan. Buku ini mengajak pembaca menelusuri bagaimana praktik budaya lokal menyimpan logika, pola, struktur, dan penalaran matematis yang kaya serta relevan untuk pembelajaran modern.
Disusun secara sistematis dan akademis, buku ini membahas landasan teoretis etnomatematika, hubungan budaya dan identitas, konstruktivisme, sosial-konstruktivisme, translasi praktik budaya ke konsep formal, hingga implementasi pembelajaran berbasis STEAM dan asesmen autentik. Tidak hanya berhenti pada teori, buku ini juga diperkaya dengan contoh-contoh konkret, desain pembelajaran, perangkat ajar, studi kasus, dan refleksi kritis yang dapat langsung diterapkan di kelas.
Buku ini sangat cocok bagi dosen, mahasiswa pendidikan matematika, guru, peneliti, serta praktisi pendidikan yang ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, humanis, dan berkeadaban. Melalui pendekatan etnomatematika, pembelajaran tidak hanya mengembangkan kemampuan numerasi dan berpikir kritis, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta membangun kesadaran bahwa ilmu pengetahuan dan budaya dapat berjalan beriringan.
Di tengah arus globalisasi dan tantangan pendidikan abad ke-21, buku ini menjadi jawaban atas kebutuhan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata peserta didik. Sebuah karya yang bukan hanya membahas matematika, tetapi juga merayakan kekayaan intelektual Nusantara.


Reviews
There are no reviews yet.